<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>www.maxsandy.com &#187; 2012</title>
	<atom:link href="http://www.maxsandy.com/tag/2012/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.maxsandy.com</link>
	<description>Max Sandy Official Website</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Oct 2011 03:30:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>2012 boom!</title>
		<link>http://www.maxsandy.com/2009/12/01/2012/</link>
		<comments>http://www.maxsandy.com/2009/12/01/2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 09:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Max Sandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[movie splash]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.maxsandy.com/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[2012 betul-betul film nekad
Hollywood begitu kesengsem dengan kontroversi ramalan suhu-suhu suku Maya soal hari kiamat dunia, sampai-sampai filmnya digarap. Dan tidak tanggung-tanggung, sutradara sekaliber Roland Emmerich sendiri yang turun tangan menggodok filmnya. Ia memang sudah kesohor sebagai dalang film khusus cerita-cerita teror massal dan bencana global. Tengok saja film-film besutannya yang sudah meraup box office [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="/images/2012in.jpg" alt="" width="225" height="338" />2012 betul-betul film nekad</p>
<p style="text-align: justify;">Hollywood begitu kesengsem dengan kontroversi ramalan suhu-suhu suku Maya soal hari kiamat dunia, sampai-sampai filmnya digarap. Dan tidak tanggung-tanggung, sutradara sekaliber Roland Emmerich sendiri yang turun tangan menggodok filmnya. Ia memang sudah kesohor sebagai dalang film khusus cerita-cerita teror massal dan bencana global. Tengok saja film-film besutannya yang sudah meraup box office sebelumnya seperti Indepence Day, Godzilla, dan the Day After Tommorow. Jadi, kalau skenario 2012 sampai jatuh ke tangan Emmerich, itu sama saja dengan memasukkan pelor ke pistol yang tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan terbukti, film 2012 mendulang emas di seantero dunia. Lagi-lagi, banyak orang yang geregetan karena gagal berkali-kali nonton 2012 gara-gara kehabisan tiket. Bukan cuma itu saja, di Indonesia, MUI sampai ikut-ikutan sibuk menggedor orang-orang supaya tidak tergoda nonton 2012 karena ide filmnya ditenggarai mencemarkan keyakinan agama. Mandat MUI bukannya menyurutkan orang-orang yang nonton 2012. Justru sebaliknya, semakin dilarang, orang-orang Indonesia malah semakin beringas pingin nonton karena sudah penasaran sampai ke ubun-ubun.<span id="more-447"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tercatat sayapun dua kali gagal ngantri untuk menggondol tiket nonton 2012. Baru di akhir November akhirnya saya bisa bernafas puas bisa mencicipi kehebohan 2012 di bioskop bilangan Karawaci. Ternyata sesuai prediksi, nonton 2012 bikin nafas tersengal-sengal saking tegang dan mencekamnya film itu. Salut untuk tim Emmerich yang sudah sukses memvisualkan pesta kiamat bumi dengan begitu realnya. Ceritanyapun sarat dengan goyangan-goyangan emosi yang lumayan bisa bikin terenyuh. Namun, bagi Anda yang alergi dengan film-film model begini, sebaiknya jangan menyentuh film ini demi kesehatan mental Anda.</p>
<h4>Simple Idea</h4>
<p style="text-align: justify;">Aslinya film ini bukannya menggambarkan kiamat dunia, karena di ujung film ini bumi diceritakan masih bertahan dan orang-orang masih bisa melanjutkan generasinya dan beranak pinak. Bencana global yang terjadi adalah sebatas bergolaknya inti bumi gara-gara radiasi ledakan solar matahari yang dahsyat. Ini sesuai dengan ramalan suku indian Maya yang menyebutkan pada tahun 2012 galakasi tetangga akan berada pada garis lurus sempurna dengan tata surya kita, menyebabkan matahari bersin-bersin dan mengirimkan radiasi yang membuat inti bumi memanas bagaikan microwave. Hasilnya, lempeng-lempeng benua bumi menjadi berantakan dan pusat kutub-kutub magnet bumi berpindah tempat. Gempa bumi dan tsunami dahsyat terjadi dimana-mana, membuat akhirat penuh sesak dengan milyaran jiwa-jiwa korban bencana global bumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, dikisahkan, beberapa negara yang sudah mengendus kemungkinan terjadinya bencana ini lantas bekerjasama membuat beberapa bahtera raksasa super canggih untuk bisa menyelamatkan orang-orang pilihan, termasuk juga menyelamatkan benda-benda cagar budaya dan flora fauna. Mirip betul dengan ide Nabi Nuh di kitab-kitab suci. Uniknya, kursi-kursi dalam bahtera inipun dijual secara rahasia dengan bandrol satu milyar euro. Otomatis cuma konglomerat-konglomerat dan raja minyak arab saja yang mampu mendapatkan tiket kursi di bahtera ini. Unsur drama film 2012 juga dirangkai apik dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang saling terkait satu sama lain, berusaha untuk menyelamatkan keluarga mereka masing-masing dan mencari jalan untuk bisa menyusup ke dalam bahtera ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Demi memuaskan penonton, tentu saja Rolland Emmerich masih memegang teguh pakem klasik pembuatan film : <em>“Jagoan harus menang dan selamat”.</em> Dan itulah yang membuat penonton tetap sumringah keluar dari gedung bioskop setelah lebih dari 2 jam diaduk-aduk jantungnya nonton film ini.</p>
<h4>Taste the End</h4>
<p style="text-align: justify;">Boleh jadi ini adalah film yang paling realistis menyuguhkan imej-imej bencana alam dalam skala gigantic. Dengan dukungan layar cineplex besar dan tata suara surround DTS/Dolby, maka penonton bisa mencicipi simulasi hari kiamat dunia seolah berada di tengah-tengah kejadian sesungguhnya. Dan percayalah, kalau anda cukup konsentrasi menontonnya dan tidak sibuk dengan popcorn atau blackberry Anda, maka arus signal imajinasi otak Anda akan aktif. Dan untuk beberapa saat, otak Anda tidak lagi bisa membedakan realitas dan imajinasi. Jantung Anda mulai berdegup dan nafas Anda jadi tertahan ketika hormon adrenalin Anda tersembur ke sekujur tubuh. Inilah fase yang seringkali saya sebut sebagai <em>“real time imagery and emotional congruency”,</em> dimana emosi anda terstimulasi dan mulai memunculkan dinamika emosi selayaknya dunia sekeliling Anda memang benar-benar sedang kiamat.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang Anda pikirkan dan rasakan pada saat itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Saat hanyut menyaksikan adegan orang-orang yang saling berpelukan menyambut gelombang tsunami mematikan, atau menyaksikan ekspressi penyesalan mendalam saat orang-orang menyambut ajalnya tapi tidak sempat berpamitan dengan orang-orang tercinta – Apa yang Anda rasakan? Apa yang terlintas dalam bathin Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah anda termasuk dalam daftar penonton 2012 yang begitu keluar gedung bioskop mempertanyakan kembali alur kisah hidup Anda, dan mengajukan pertanyaan kecil : <em>“Jika itu terjadi sekarang, apa saya akan meninggal dalam keadaan tergenang oleh kenangan manis bersama orang-orang yang saya cintai?”</em></p>
<p style="text-align: justify;">Saya termasuk orang yang percaya kalau kalender akhir dunia ini hanya Tuhan yang tahu. Tapi saya juga termasuk orang yang percaya kalau kita punya pilihan untuk menentukan dalam kondisi apa kita akan menyambut hari itu. Mana yang Anda siapkan dari sekarang?</p>
<p style="text-align: justify;">Yah, berhubung Anda still yakin kiamat dunia itu  hanyalah wacana fiksi belaka, ya sah-sah saja kalau Anda bilang, <em>“EGP, emang gue pikirin. Life goes On, ga usah dipusingin”.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tokh, 2012 tidak berniat memaksakan filosofi apapun ke penontonnya. Jika tujuan Anda nonton cuma buat hiburan dan asal bisa kencan bareng pacar Anda, yah jadilah 2012 sebatas pengganjal mata Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi kalau sehabis nonton 2012, Anda jadi punya pertanyaan-pertanyaan transedental soal awal dan akhir semesta , sekaligus jadi lebih sayang dengan keluarga, hmmm … maka oleh-oleh nonton 2012 bisa jadi PR mental Anda yang tidak berkesudahan. Selamat mencerna 2012, mumpung Anda masih punya waktu 3 tahun untuk merenung <img src='http://www.maxsandy.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.maxsandy.com/2009/12/01/2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

