Reason to love?

Reason to love?

Ada statement menarik yang pernah saya pergoki hampir dalam waktu bersamaan, baik di milis HR Excellency dan juga di Facebook. Bunyi statementnya adalah “Tak perlu alasan untuk mencintai” ….  Ada juga yang dimodif sedikit jadi kalimat “Karena cinta tak butuh alasan”. Hmmm … bulu kuduk rada bergidik juga membacanya, berhubung kalimat itu menyemburkan hawa romantis yang luar biasa.